Yogyakarta, belarmenulisdanliterasi.blog - pernyataan sikap yang disampaikan melalui diskusi pembacaan situasi dan kondisi di tempat asrama mahasiswa dogiyai D.I.Yogyakarta. 15/02/2026
Dengan Tanggung jawab moral, kami Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Nabire, Paniai, Dogiyai dan Deiyai kota studi Yogyakarta-solo (IPMANAPANDODE JOG-LO) serta Aliansi Mahasiswa Papua AMP KK Yogyakarta, mendesak serta menyampaikan, dengan melihat situasi kondisi yang terus berkepanjangan di kapiraya, yaitu perbatasan antara Mimika dan Deiyai sehingga memicu konflik antara ke-dua suku Kamoro dan mee, untuk itu kami menyampaikan pernyataan sikap sebagai berikut:
1. Pemerintah Deiyai, Dogiyai,Mimika, dan provinsi
Papua Tengah segera, menyelesaikan Konflik di Kapiraya.
2. Segera kedua belah pihak bisa menahan diri dari
perang suku, antara Kamoro, Mee dan tidak boleh ada keterlibatan dari
pihak lain
3. Hentikan perusahaan Ilegallogin yang beroperasi
di wilayah Kapiraya serta kami mendesak alat-alat berat PT. Ilegal yang ada di
Kapiraya, agar segera tarik kembali
4. Segera Hentikan PSN yg izinkan oleh Pemerintah Mimika.
5. Pemerintah Deiyai, Dogiyai, mimika dan provinsi Papua Tengah, Segera menangani persoalan yang terjadi di Kapiraya antara suku mee dan Kamoro dan segera menyelesaikan Tapal Batas di Kapiraya, secara serius
6. Hentikan rencana pemekaran Daerah Otonomi Baru
(DOB) provinsi Nemangkawi.
7. Pihak keamanan tetap posisikan diri sebagai
keamanan tidak boleh memihak kepada, pihak manapun dan siapapun.
8. Kami mendesak kepada kepala suku Kamoro, dan Mee serta Tokoh-Tokoh intelektual lain dapat hadir untuk menyelesaikan konflik Kapiraya.
9. Hentikan pembangunan pos militer dan penambahan militer di Kapiraya karena mengingat trauma masyarakat dalam masa berkepanjangan. . Pernyataan sikap kapiraya
Yogyakarta tanah Kolonial, 14 februari 2026
Editor : Admin
Reporter : Admin


kritik, saran dan masukan sangat terima